Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Taufiequrachman Ruki, menyarankan agar pemerintah mencari sistem lain untuk menyalurkan subsidi kepada masyarakat. “Bantuan langsung tunai ini sulit diawasi karena, begitu disalurkan, dia (dana) split jadi hal kecil-kecil. Agak sulit melakukan tracing-nya,” ucap Ruki di kantor BPK kemarin.
Ia menilai, lebih baik pemerintah membuat suatu bentuk kompensasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang lebih efektif dan dirasakan betul oleh masyarakat. “Misalnya, pembebasan layanan kesehatan dasar, jaringan kesehatan, pendidikan dasar. Langsung saja dirasakan orang-orang yang kurang beruntung, yang tidak mampu mendapatkan fasilitas pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Seperti diketahui, pemerintah berencana membagikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai bentuk kompensasi terhadap kebijakan harga BBM. Besaran BLSM masih akan dibahas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2013 yang rencananya dibahas dalam pekan ini.
Koran Tempo