
JAKARTA, Humas BPK – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menghadiri pertemuan pertama INTOSAI Working Group on Sustainable Development Goals and Key Sustainable Development Indicators (WGSDG KSDI) yang diselenggarakan secara virtual pada tanggal 15 Juli 2020 pukul 15.00 waktu Moskow menggunakan platform Black Board. Pertemuan yang rencananya akan diselenggarakan di Minsk, Belarus pada bulan April lalu terpaksa diundur sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19.
Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama WGSDG KSDI setelah resmi berubah nama dari Working Group on Key National Indicators (WGKNI) pada INCOSAI XXIII bulan September 2019 di Moskow. Agenda utama dari pertemuan ini adalah pembahasan misi, filosofi dan prinsip WGSDG KSDI, dampak COVID-19 terhadap audit implementasi SDGs, serta rencana kerja ke depan dari Working Group.
Pertemuan virtual yang dihadiri kurang lebih 63 peserta dari kurang lebih 21 SAI anggota Working Group dan para observer termasukINTOSAI Development Initiative (IDI), German Development Cooperation (GIZ), dan World Bank. Pertemuan dibuka oleh Dmitry Zaytsev dari SAI Rusia, selaku Sekretariat dari Working Group diikuti sambutan dari Monika Gonzalez-Koss, selaku perwakilan dari Sekretariat INTOSAI, Archana Shirsat selaku perwakilan IDI, dan Srinivas Gurazada selaku perwakilan dari World Bank.
Wakil Ketua BPK, Agus Joko Pramono, menghadiri pertemuan dimaksud dengan didampingi oleh Sekretaris Jenderal, Bahtiar Arif, Kepala Biro Humas dan KSI, Selvia Vivi Devianti, Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Kusuma Ayu Rusnasanti, serta perwakilan staf dari Ditama Revbang dan Biro Humas dan KSI.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BPK memberikan masukan terkait misi working group dan korelasi antara strategic approach yang akan diusung oleh WGSDG KSDI dengan 4 strategic approach terkait pemeriksaan SDGs yang ditetapkan INTOSAI pada INCOSAI 2016 di Abu Dhabi. Selain itu, Sekjen BPK menambahkan agar WGSDG KSDI dapat berkolaborasi dengan IDI terkait menilai SDGs interlinkages untuk mendesain perspektif strategis jangka panjang mengingat SDGs memiliki rencana jangka panjang hingga 2030, serta mengusulkan agar WGSDG KSDI dapat mendesain rencana kerja dengan periode yang lebih panjang dengan milestones yang jelas dengan harapan dapat mengundang partisipasi aktif dari para anggota.
Dengan terlibat aktif dalam WGSDG KSDI, diharapkan BPK akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berbagi pengalaman audit terutama terkait SDGs di komunitas internasional untuk mendukung program eksternalisasi BPK.
Untuk rencana ke depan, working group ini akan membangun portal WGSDG KSDI sebagai platform sharing knowledge terkait pengalaman audit SDGs anggota working group dan melakukan beberapa pilot project seperti menyusun panduan audit, melakukan survey dan penerbitan newsletter.