
JAKARTA, Humas BPK – Dalam mewujudkan visinya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak bisa bekerja sendiri, namun harus mendapat dukungan dari para pemangku kepentingan. Di antaranya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pemerintah, para penegak hukum, kalangan profesional dan akademisi, serta masyarakat umum.
Sejalan dengan hal tersebut, BPK terus berupaya mengembangkan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Universitas Indonesia (UI), selaku pemangku kepentingan BPK dari kalangan akademisi. Untuk itu, pada hari ini Kamis (12/8), BPK dan UI menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Dalam Bidang Big Data Analytics.
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK Bahtiar Arif dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Aset UI Dedi Priadi. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut dihadiri oleh para pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BPK serta para Wakil Rektor dan Dekan UI.
Sekjen BPK mengatakan perjanjian kerja sama antara BPK dengan UI bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pemeriksa serta peningkatan kapasitas kelembagaan BPK dan UI.
“BPK dan Universitas Indonesia melaksanakan kerja sama timbal balik dalam proses pengujian set data yang besar terkait keuangan negara dengan menggunakan pendekatan analisis berbasis matematika dan statistika yang berguna untuk peningkatan kapasitas kelembagaan BPK dan Universitas Indonesia, yang selanjutnya disebut dengan Big Data Analytics,” jelas Sekjen BPK.

Big data analytics, Sekjen BPK menambahkan, digunakan dalam konteks data exploratory analysis untuk mendapatkan sebuah petunjuk atau symptom atas adanya kejadian yang outlier atau irregular dengan cara mendapatkan pola dari suatu kumpulan data, memprediksi suatu nilai, atau memvisualisasikan kumpulan data.
Sejalan dengan hal tersebut, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPK dengan Universitas Indonesia yang dilaksanakan pada hari ini, BPK bermaksud meningkatkan kualitas SDM pemeriksa melalui pendidikan dan pelatihan bersama serta kajian pengembangan dan pemanfaatan Big Data Analytics.