LABUAN BAJO, Humas BPK – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggelar Rapat Kerja (Raker) Pelaksana BPK Tahun 2021 dengan tema “Bersama Melangkah Untuk BPK Tangguh dan Indonesia Maju”. Raker Pelaksana ini menjadi penanda bahwa BPK akan menutup tahun ke-2 Rencana Strategis (Renstra) BPK dan memasuki tahun ke-3 dengan harapan dan tantangan yang baru.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan tema ini sejalan dengan arah kebijakan BPK dalam meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam pemeriksaan dan tata kelola organisasi melalui dua perspektif sekaligus, yaitu inward looking (bagi BPK Tangguh) dan outward looking (bagi Indonesia Maju).

“Dengan demikian, kehadiran BPK semakin dirasakan manfaat dan nilai tambahnya serta terus stay relevant dengan amanat konstitusi dan harapan pemangku kepentingan,” ujar Ketua BPK dalam arahannya pada pembukaan Raker Pelaksana BPK Tahun 2021, Jumat (17/12/2021).

Ketua BPK mengungkapkan, tema ini diharapkan dapat mengobarkan api semangat pelaksana BPK dalam melakukan refleksi untuk menggali lessons learned dari capaian dan kinerja tahun 2021 dan menentukan prioritas kegiatan BPK Tahun 2022. Selain itu, juga diharapkan dapat menyelaraskan dan menyamakan persepsi terkait isu-isu strategis dan permasalahannya, serta memantapkan perencanaan tahunan dan perencanaan kinerjamelalui optimalisasi sumber daya dan kelembagaan.

Dalam kesempatan itu, Ketua BPK menyampaikan bahwa untuk menyikapi tantangan dan harapan baru ke depan, BPK harus merespons dengan menciptakan lingkungan dan cara kerja baru yang semakin adaptif. Untuk itu, Ketua BPK menekankan agar sinergi dan kolaborasi terus dikembangkan dengan memperhatikan tigas aspek, yakni: Change Management, Knowledge Management dan Risk Management sebagai satu kesatuan konsep dan model dalam pengelolaan organisasi BPK ke depan.

Raker Pelaksana BPK Tahun 2021 ini juga diisi dengan pengarahan dari Wakil Ketua BPK Agus Joko Pramono serta para Anggota BPK selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I – VII, baik secara daring maupun luring. Hadir secara luring yaitu Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara II Pius Lustrilanang dan Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara VI Nyoman Adhi Suryadnyana. Sedangkan Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III Achsanul Qosasi, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara IV Isma Yatun, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V Harry Azhar Azis, dan Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara VII Daniel Lumban Tobing hadir secara daring.

Raker Pelaksana BPK Tahun 2021 akan dilaksanakan selama dua hari pada Jumat dan Senin (17 dan 20 Desember 2021). Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta para pelaksana baik di lingkungan BPK Pusat maupun BPK Perwakilan.

Lebih lanjut, Ketua BPK berharap para peserta Raker Pelaksana BPK Tahun 2021 dapat menjadikan momentum raker kali ini sebagai penyemangat untuk memantapkan rencana kerja Tahun 2022 untuk terus memberikan yang terbaik dalam melaksanakan tugas,wewenang dan peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebagai Supreme Audit Institution.

“Baik dalam peran oversight, insight, foresight, maupun sebagai lembaga negara yang menjaga transparansi dan akuntabilitas, sehingga pada gilirannya tata kelola keuangan negara dapat mewujudkan tujuan bernegara,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Ketua BPK berpesan kepada para pelaksana BPK untuk berkomitmen secara berkesinambungan memperkuat sistem tata kelola di BPK. Hal ini dilakukan agar dapat menjaga dan meningkatkan resiliensi secara kelembagaan.

“Apa arah penguatan sistem tata kelola itu? Suatu sistem tata kelola modern yang didasari meritokrasi, transparansi, akuntabiltas dan berorientasi kinerja, serta senantiasa berupaya untuk mengembangkan terobosan, inovasi dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan manfaat tata kelola, khususnya tata kelola keuangan negara. Untuk BPK yang lebih baik, untuk Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.