
LONDON, Humas BPK – Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agus Joko Pramono, didampingi Sekretaris Jenderal selaku Penanggung Jawab Pemeriksaan Bahtiar Arif melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Kitack Lim di Kantor Pusat IMO di London, Inggris pada Rabu (09/03/2022). Pertemuan ini merupakan bentuk komunikasi antara BPK dengan IMO dalam rangka pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja atas IMO Tahun Anggaran (TA) 2021 yang telah berlangsung sejak 1 Maret 2022 dan dijadwalkan selesai pada 31 Maret 2022.
Dalam pidatonya, Wakil Ketua BPK menyampaikan apresiasi kepada Manajemen IMO yang telah memberikan dukungan, kerja sama dan komunikasi yang baik dengan Tim Pemeriksa sehingga pemeriksaan BPK dapat berjalan dengan lancar. Disebutkan juga bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mengomunikasikan pelaksanaan pemeriksaan, nilai tambah yang diharapkan dari pemeriksaan, dan rencana penugasan pemeriksaan ke depan.
Tahun ini merupakan tahun kedua pemeriksaan BPK atas IMO dengan ruang lingkup pemeriksaan berupa Laporan Keuangan (LK) IMO dan LK konsolidasi IMO, World Maritime University (WMU), dan International Maritime Law Institute (IMLI) TA 2021. Pemeriksaan interim yang dilaksanakan pada Oktober tahun lalu telah menghasilkan pemahaman entitas dan pemutakhiran penilaian risiko yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan lapangan di London selama Maret 2022.
Selanjutnya, dijelaskan bahwa sebelum melakukan pemeriksaan lapangan ini, Tim Pemeriksa juga telah menyelesaikan pemeriksaan atas LK IMLI dan WMU TA 2021, dimana LK keduanya kemudian dikonsolidasikan dengan LK IMO. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LK WMU TA 2021 telah disampaikan pada 7 Maret 2022, sedangkan LHP atas LK IMLI TA 2021 dijadwalkan akan disampaikan pada 18 Maret 2022. Saat ini BPK juga sedang dalam proses pemeriksaan atas LK Nippon Foundation Grant on Professorial Chairs of WMU.
Periode ini juga merupakan tahun pertama pelaksanaan pemeriksaan kinerja BPK atas IMO, yang telah diawali dengan pemeriksaan interim pada Oktober 2021. Pemeriksaan interim tersebut menghasilkan pemilihan proses bisnis Integrated Technical Cooperation Programme (ITCP) Planning dalam konteks pendekatan berbasis hasil (Risk-Based Approach) sebagai fokus pemeriksaan kinerja tahun ini.

Wakil Ketua BPK juga menekankan bahwa sesuai dengan International Standards on Auditing (ISA) 260, pemeriksa perlu berkomunikasi dengan Those Charged with Governance (TCWG), yaitu Ketua IMO Council, untuk mengomunikasikan isu-isu yang ditemukan dalam pemeriksaan, hasil pemeriksaan, dan rencana pemeriksaan ke depan.
Menanggapi penjelasan yang disampaikan, Kitack Lim menyampaikan apresiasi kepada BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan TA 2020, dimana rekomendasi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi perbaikan-perbaikan di IMO. Ditekankan pula bahwa kerja sama dan komunikasi antara Manajemen IMO dan Tim Pemeriksa saat ini telah berjalan dengan sangat baik.
Turut hadir dalam pertemuan ini Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan Yudi Ramdan Budiman, Pengendali Teknis Nanik Rahayu, Acting Director of Administrative Division of IMO Vincent Job, dan Head of Financial Services of IMO Annabelle Viajar.