foto-ketua-manado1Rabu (1/4) lalu, Ketua BPK RI Prof. Dr. Anwar Nasution melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara selama tiga hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan Kuliah Umum di Aula Lantai IV Kantor Pusat Universitas Sam Ratulangi. Acara yang dihadiri sekitar 200 peserta ini mengambil tema “Krisis Ekonomi Global dan Indonesia” dan dibuka oleh Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Donald A. Rumokoy, S.H., M.H. Pada kesempatan tersebut Ketua BPK memaparkan terjadinya krisis ekonomi global serta dampaknya terhadap Indonesia; yaitu pada sektor keuangan, penurunan nilai ekspor, peningkatan pengangguran serta nilai jaminan atas deposit pada perbankan.

Keesokan harinya, Ketua BPK menghadiri Dialog Publik dengan tema “Mendorong Terciptanya Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara/Daerah” di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Pada acara ini Ketua BPK bertindak sebagai pembicara bersama Adriansyah (Dirjen Perimbangan Keuangan Direktorat Kebudayaan dan Kapasitas Daerah Depkeu) dan Bambang Pamungkas (Direktur Fasilitas dan Pertanggungjawaban Pengawasan Keuangan Daerah Dirjen JAKD Depdagri). Sementara yang bertindak sebagai moderator adalah Dr. Noldy Tuerah dari Pemprov Sulut.

Ketua BPK menekankan pentingnya perbaikan pengelolaan keuangan negara dalam era reformasi dan menghimbau agar laporan keuangan disajikan secara wajar dan sesuai dengan standar akuntansi. Dialog Publik ini dihadiri sekitar 475 orang dari jajaran Pemda Sulut, Ketua DPRD, Muspida, Sekretaris Daerah, Instansi Vertikal, Pejabat Perbankan, Akademisi Prov. Sulut, Tokoh Agama/masyarakat, PPK, Bendahara dan PPTK.

Setelah Dialog Publik digelar konferensi pers yang dihadiri 23 wartawan dari media cetak dan elektronik lokal maupun nasional. Rangkaian kunjungan Ketua BPK ditutup dengan acara tatap muka dengan seluruh pegawai serta peninjauan ruangan kerja di BPK RI Perwakilan Provinsi Sulut.