Badan Pemeriksa Keuangan RI mengadakan Forum BPK Mendengar di Provinsi Sulawesi Utara pada 4 Oktober 2012. Kegiatan ini dibuka oleh Anggota BPK RI, Agung Firman Sampurna dan dihadiri oleh Gubernur, Bupati/Walikota, Ketua DPRD, Akademisi, pejabat daerah se-Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) serta para pejabat dan pegawai di Lingkungan BPK Perwakilan Provinsi Sulut.

Acara Forum BPK Mendengar ini merupakan upaya BPK dalam mendapatkan informasi berupa masukan, tanggapan dan kritikan dari berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pemeriksaan BPK ke depan. “Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, dalam konteks pelaksanaan tanggung jawab konstitusional BPK, kami memerlukan masukan, saran, tanggapan dan kritik dari stakeholder BPK,” ungkap Anggota BPK dalam sambutannya.

Menurutnya, perjuangan dan tanggung jawab BPK dalam membangun budaya dan nilai-nilai akuntabilitas pengelolaan keuangan negara membutuhkan partisipasi masyarakat khususnya entitas BPK.

Para narasumber (Gubernur, Bupati/Walikota, Ketua DPRD) dapat memberikan masukan, tanggapan, serta kritikan terkait kegiatan yang dilaksanakan oleh BPK. “Masukan, tanggapan, serta kritikan dari para narasumber merupakan hal yang tidak terpisahkan dalam perjuangan kita untuk mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Semoga pengeloaan keuangan negara dan daerah di provinsi Sulawesi Utara dapat menjadi lebih baik,” tegas Agung Firman Sampurna.

Forum BPK mendengar di Provinsi Sulut ini merupakan kelanjutan Forum BPK Mendengar sebelumnya yang diselenggarakan secara terpusat di Jakarta. Forum BPK Mendengar di Sulut ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan BPK.

Sementara itu, Gubernur Sulut Sinyo Hari Sarundajang, Ketua DPRD Sulut Pdt. Meifa Salindea-Lintang, Pembantu Rektor II Universitas Manado, Adensi Timomor menyampaikan informasi/aspirasinya terkait berbagai hal mengenai pelaksanaan maupun hasil pemeriksaan BPK. Kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan aspirasi dari Bupati/walikota dan Ketua DPRD se-Sulawesi Utara yang dipandu oleh Kepala Sub Auditorat BPK Perwakilan Provinsi Sulut, Dadek Nandemar.

Setelah berbagai aspirasi disampaikan kepada BPK, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulut, Rochmadi Saptogiri menyampaikan apresiasinya atas berbagai tanggapan, harapan, kritik dan saran yang disampaikan.

“Karena itu, dari harapan, kritik, masukan yang telah disampaikan akan kami dalami dan tindaklanjuti. Perwakilan BPK provinsi Sulut sebagai kepanjangan dari BPK Pusat, bertekad untuk mendukung sepenuhnya pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel dan transparan,” tegas Kepala Perwakilan BPK dalam sambutannya dan sekaligus menutup acara ini.