Bank Indonesia menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2012  Unaudited kepada BPK RI. Penyerahan Laporan Keuangan dilaksanakan pada Kamis, 31 Januari 2013, di Kantor BPK RI, Jakarta.

Laporan Keuangan diserahkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, kepada Ketua BPK RI, Hadi Poernomo, didampingi oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, Anggota BPK RI, Taufiqurachman Ruki, Plt Auditor Utama Keuangan Negara II, I Gede Kastawa, disaksikan oleh Sekretaris Jenderal BPK RI, Hendar RIstriawan, pejabat dari lingkungan BPK RI dan Bank Indonesia.

Bank Indonesia telah menyusun Laporan Keuangan Tahun 2012 mengacu pada pedoman akuntansi keuangan Bank Indonesia. Pedoman akuntansi keuangan Bank Indonesia tersebut  telah memperhatikan standar akuntansi keuangan, peraturan intern Bank Indonesia, dan praktik-praktik yang lazim dilakukan oleh Bank sentral yang lain serta kesepakatan-kesepakatan antara Bank Indonesia dan BPK dengan Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, jelas Gubernur Bank Indonesia dalam sambutannya.

Selain itu, Laporan Keuangan Bank Indonesia Tahun 2012 juga telah mengakomodasi penyelesaian temuan-temuan audit BPK RI periode sebelumnya. Terkait hal tersebut, Bank Indonesia mengharapkan agar BPK RI dan Bank Indonesia membahas penyelesaian tindak lanjut temuan-temuan audit yang dimaksud, karena Bank Indonesia bertekad dan berkomitmen untuk menyelesaikan seoptimal mungkin semua temuan audit BPK RI.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BPK RI dalam sambutannya mengatakan seiring dengan perolehan opini WTP yang diraih atas Laporan Keuangan Tahunan Bank Indonesia, BPK RI mengharapkan kinerja yang baik atas pengelolaan keuangan dan pelaksanaan tugas Bank Indonesia, sehingga dapat mencapai visi, misi, dan tujuan Bank Indonesia.

Setelah pertemuan hari ini, BPK RI akan segera melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahunan Bank Indonesia. BPK RI mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh jajaran Bank Indonesia dalam pelaksanaan pemeriksaan agar dapat berjalan lancar dan tepat waktu. Oleh karena itu penyampaian dokumen, informasi, dan data pada tim pemeriksa BPK RI secara lengkap dan tepat waktu  dapat membantu BPK RI untuk memberikan gambaran  yang tepat mengenai pengelolaan dan pelaporan keuangan Bank Indonesia secara keseluruhan.