Reformasi di berbagai  aspek kehidupan, termasuk di bidang keuangan negara  mendorong kesadaran  masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel. Dalam reformasi bidang keuangan negara tersebut, BPK sebagai lembaga diberi tugas oleh UUD dan UU untuk mendorong tercapainya pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
Demikian disampaikan Anggota II BPK, Taufiequrachman Ruki  yang didampingi oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung, Novy GA Pelenkahu dalam acara BPK Goes to Campus dengan tema “BPK dan Keuangan Negara” di  Ruang Serbaguna Universitas Lampung (Unila), Kamis 3 November 2011.
Acara yang diikuti oleh 550 civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan public awareness BPK RI di kalangan akademisi dan media.
“Kalau berbicara mengenai integritas, tidak ada hubungannya dengan tingkat pendidikan, status dan jabatan. Berapa jenderal, berapa profesor, berapa bupati, berapa gubernur, berapa jaksa, berapa polisi masuk penjara, bukan karena profesionalismenya, tetapi karena integritasnya. Ini yang saya minta kepada para auditor BPK, para dosen, mahasiswa, untuk menjaga integritasnya. Integritas itu menunjukkan karakter,” ungkap Taufiequrachman Ruki saat menjelaskan tiga nilai dasar BPK, Independensi, Integritas dan Profesionalisme.
Masih dalam rangkaian kegiatan public awareness, setelah Goes To Campus di Unila, kegiatan dilanjutkan dengan Media Visit ke Kantor Redaksi Harian Lampung Post. Selain menjalin silahturahim dengan Pimpinan Media, BPK RI juga menjawab berbagai pertanyaan dari redaktur maupun wartawan Harian Lampung Post seputar pemeriksaan dan isu terkini mengenai BPK.
BPK RI berharap melalui kegiatan ini para akademisi dan media dapat mengerti dan memahami tugas, fungsi dan peranan BPK RI dalam melakukan tugas pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, sehingga dapat bersama-sama mengawal pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.