SELAIN soal tunggakan pajak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akhir tahun ini fokus mengaudit belanja pemerintah yang dilakukan di akhir tahun. “Penyerapan atau belanja anggaran di akhir tahun biasanya sering dilakukan tanpa perencanaan yang matang dan rawan menimbulkan korupsi,” kata Wakil Ketua BPK Hasan Bisri, Senin (28/11).
Hasan mengatakan, pada umumnya, belanja anggaran di akhir tahun terlalu besar akibat kementerian dan lembaga menunda nunda pembayaran. Namun tidak semua belanja pemerintah di akhir tahun mengandung masalah.
“Bisa saja pekerjaan sudah selesai namun baru sempat dibayarkan di akhir tahun. Tapi kalau ada masalah, akan kami dalami,” tutur Hasan. Belanja pemerintah pusat dan daerah setiap tahun terlihat seret hingga kuartal III. Namun di kuartal IV, belanja pemerintah akan digenjot. Tahun ini, hingga 7 November 2011, realisasi belanja negara Rp912,082 triliun atau 69,15% dari pagu anggaran sebesar Rp 1.320,75 triliun.
Harian Kontan