JAKARTA, BPK Humas – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Agung Firman Sampurna hadir secara virtual dan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasi International Maritime Organziation (IMO), World Maritime University (WMU), dan International Maritime Law Institute (IMLI) Tahun Anggaran (TA) 2020 di Pertemuan Assembly IMO ke-32, pada Senin (13/12/2021).

Di hadapan Ketua Assembly Laurent Parente dan seluruh Negara Anggota IMO, Ketua BPK menjelaskan bahwa tujuan pemeriksaan yang dilakukan BPK adalah untuk menyatakan suatu opini apakah Laporan Keuangan IMO telah disusun berdasarkan International Public Sector Accounting Standards (IPSAS), Aturan dan Peraturan Keuangan IMO serta sepenuhnya bebas dari salah saji, baik yang disebabkan oleh kecurangan atau kesalahan.
Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, IMO memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) baik untuk Laporan Keuangan TA 2019, yang telah disampaikan oleh Supreme Audit Institution (SAI) Ghana, dan untuk Laporan Keuangan TA 2020 oleh BPK, yang telah disampaikan ke IMO Council pada tanggal 30 Juni 2021.
Ketua BPK menyampaikan bahwa dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan IMO TA 2020 BPK menyoroti kerangka konsolidasi antara IMO, WMU, dan IMLI, yang berdasarkan sifatnya menjadi sebuah contoh unik dari praktik konsolidasi dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam kesempatan ini, Ketua BPK juga mengatakan bahwa untuk pemeriksaan atas IMO TA 2021, BPK tidak hanya akan melakukan pemeriksaan keuangan, tetapi juga pemeriksaan kinerja. Oleh karena itu, guna meningkatkan nilai dan manfaat pemeriksaan terhadap IMO, BPK menerima masukan dari Assembly terkait area pemeriksaan kinerja yang dapat dilakukan.
Menanggapi presentasi yang disampaikan BPK, Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim menyampaikan apresiasinya atas pemeriksaan dan rekomendasi yang telah diberikan BPK. Rekomendasi tersebut merupakan masukan yang sangat bermanfaat bagi pengendalian keuangan dan manajemen IMO. Disampaikan bahwa rekomendasi yang diberikan pada akhirnya dapat membantu IMO dalam meningkatkan efisiensi dan sumber daya yang dimiliki.
Selanjutnya, Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPK atas pemeriksaan yang komprehensif dan menyeluruh terhadap IMO, serta atas Laporan Hasil Pemeriksaan yang telah dipresentasikan dihadapan Assembly. Duta Besar Desra Percaya berharap agar IMO, di bawah kepimpinan Sekretaris Jenderal Kitack Lim, dapat terus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dan melakukan perbaikan di masa mendatang, sebagaimana telah direkomendasikan oleh Tim Pemeriksa Eksternal.