​Untuk menginformasikan dan menyebarluaskan Pedoman Manajemen Pemeriksaan (PMP) 2015, Rencana Strategis (Renstra) 2016 – 2020 dan Panduan Pemeriksaan LKPD kepada seluruh pihak yang terkait Direktorat Litbang menyelenggarakan kegiatan Diseminasi PMP 2015, Renstra 2016-2020 dan Panduan Pemeriksaan LKPD, Senin, 1 Maret 2016, bertempat di Kantor BPK Perwakilan Sumatera Utara. Diseminasi ini juga untuk memastikan perangkat lunak yang telah dihasilkan dapat diakomodir dan dapat memenuhi kebutuhan semua pihak yang terkait.

Wakil Ketua BPK, Sapto Amal Damandari, mengharapkan para pelaksana BPK siap mengimplementasikan PMP 2015, Rensta BPK 2016 – 2020, dan Panduan Pemeriksaan LKPD, termasuk aplikasi SIAP LKPD berbasis teknologi informasi yang sudah siap digunakan, sehingga hasil pemeriksaan lebih akurat dan dapat lebih dipercaya. Wakil Ketua sangat mengapresiasi karena telah menyelesaikan Renstra BPK 2016 – 2020, yang dikerjakan oleh pihak BPK sendiri. Oleh karena Renstra tersebut dibuat sendiri sehingga diharapkan dapat dilaksanakan sesuai seperti yang diinginkan. “Kalau rencana strategis melenceng jauh dari yang telah digariskan namanya bukan renstra lagi, jadi harus benar-benar dilaksanakan”, tegas Wakil Ketua.

Dalam laporan penyelenggaraan kegiatan, Kepala Direktorat Litbang Gunarwanto menyampaikan, PMP tahun 2008 telah banyak mengalami berbagai perubahan sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sesuai dengan dinamika internal dan eksternal BPK. Perubahan yang paling mendasar dalam adalah PMP 2008 proses utama pemeriksaan dan proses pengelolaan penunjang pemeriksaan menjadi satu, dalam PMP 2015 memuat proses utama pemeriksaan sedangkan proses pengelolaan penunjang pemeriksaan menjadi satu buku tersendiri yaitu Pedoman Manajemen Penunjang Pemeriksaan (PMPP).

Setelah melewati serangkaian proses sejak tahun 2014 sampai dengan Desember 2015 Renstra BPK 2016 – 2020 dapat diwujudkan. Tema dan fokus pemeriksaan dalam Renstra 2016 – 2020 sesuai dengan visi BPK yaitu menjadi pendorong mengawal keuangan negara untuk mencapai tujuan bernegara maka di sinergikan dengan RPJMN akan menjadi tema-tema dan fokus pemeriksaan pada tahun 2016 – 2020. Melalui kegiatan pemeriksaan ini diharapkan BPK mempunyai peran strategis dalam mengawal dan memastikan program-program prioritas pembangunan nasional agar selaras dengan tujuan negara. Peta strategi BPK tahun 2016 – 2020, sesuai dengan visinya yaitu menjadi pendorong pengelolaan keuangan negara untuk mencapai tujuan bernegara, melalui pemeriksaan yang berkualitas dan bermanfaat. Misi BPK adalah memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara bebas dan mandiri, dan melaksanakan tata kelola organisasi yang berintegritas, independen dan profesional.

Kegiatan diseminasi ini dilaksanakan di dua tempat yaitu untuk wilayah Indonesia bagian barat dilaksanakan BPK Perwakilan Sumatera Utara dan wilayah Indonesia bagian timur yang akan dilaksanakan di BPK Perwakilan Sulawesi Tengah pada tanggal 7-8 Maret. Turut hadir dalam acara diseminasi ini Sekretaris Jenderal Hendar Ristriawan, Kaditama Revbang Bahtiar Arif, dan para Kepala Perwakilan wilayah barat serta para pejabat struktural dan fungsional.