Kamis, 4 Agustus 2011, Ketua BPK RI, Hadi Poernomo menghadiri pertemuan dengan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan lima pimpinan lembaga negara lainnya di Istana Merdeka, Jakarta. Kelima pimpinan Lembaga Negara lainnya tersebut adalah Ketua MPR Taufik Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua MK Mahfud MD dan Ketua Komisi Yudisial Erman Suparman.
Presiden sebagai tuan rumah dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa topik utama yang dibahas dan didiskusikan para pimpinan lembaga Negara kali ini adalah berkaitan dengan refleksi kemerdekaan dan refleksi pembangunan bangsa.
“Para pimpinan lembaga Negara menitikberatkan pembahasan pada upaya peningkatan pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, mewujudkan kehidupan demokrasi yang stabil, bermartabat dan makin berkualitas serta menegakkan hukum dan keadilan bagi semua,” tegas Presiden RI yang didampingi Wakil Presiden dan beberapa menteri kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Pada Pertemuan ini, para pimpinan lembaga Negara menyepakati bahwa penegakan hukum dan keadilan menjadi prioritas atau agenda utama disamping perlunya untuk terus melaksanakan reformasi dibidang hukum demi keadilan untuk rakyat.
Selain itu, disepakati juga untuk terus menjaga stabilitas politik sambil tetap menghidupkan demokrasi, memelihara keamanan dan ketertiban publik, memastikan birokrasi yang responsif, menjaga iklim investasi dan pembangunan ekonomi serta memastikan terjadi sinergi antara pembangunan tingkat pusat dan daerah.
Pertemuan ini merupakan pertemuan rutin para pimpinan lembaga Negara dan tuan rumah penyelenggara dilakukan secara bergilir. Sebelumnya, pada 7 Februari tahun ini pimpinan lembaga Negara bertemu di Badan Pemeriksa Keuangan membahas upaya peningkatan kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangannya, dan pada 4 Mei lalu mereka bertemu di Mahkamah Konstitusi membahas penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara.