
JAKARTA, Humas BPK – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencalonkan diri sebagai Auditor Eksternal pada Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) untuk periode 2022-2024. Untuk itu, BPK aktif menggalang dukungan dari sejumlah negara anggota UNIDO termasuk menyampaikan keinginan pencalonan BPK tersebut dalam acara The 2nd Regional Conference on Industrial Development (RCID) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian dan turut dihadiri oleh perwakilan dari UNIDO.
“Dalam semangat perluasan dan dukungan untuk pengawasan pertumbuhan industri, saya ingin mengumumkan pencalonan BPK menjadi Auditor Eksternal UNIDO periode 2022-2024,” kata Ketua BPK pada sela-sela kegiatan The 2nd Regional Conference on Industrial Development (RCID), di Jakarta, Rabu (10/11).
Pada Konferensi Regional tentang Pengembangan Industri ke-2 tersebut, Ketua BPK memberikan gambaran singkat mengenai tugas pokok dan fungsi BPK serta pengalaman kerja BPK sebagai Supreme Audit Institution of Indonesia di tingkat internasional di hadapan para perwakilan negara anggota UNIDO.
“BPK memiliki berbagai pengalaman internasional sebagai Auditor Eksternal untuk badan-badan PBB, yaitu International Anti-Corruption Academy (IACA), International Atomic Energy Agency (IAEA), dan International Maritime Organization (IMO),” jelasnya dalam kegiatan yang dihadiri oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Direktur Utama UNIDO Bernardo Calzadilla Sarmiento.
Penggalangan dukungan tersebut sebelumnya dilakukan pada tanggal 15 dan 19 Oktober lalu kepada perwakilan duta besar negara anggota UNIDO. Dalam kesempatan itu, Ketua BPK menekankan bahwa BPK fokus pada masa depan, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga seluruh dunia, dalam hal menciptakan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.
“Saya yakin bahwa pengalaman kami mencerminkan kapasitas untuk memberikan audit berkualitas tinggi kepada organisasi internasional,” pungkasnya.