JAKARTA, Humas BPK – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) melaksanakan Taklimat Awal (Entry Meeting) Pemeriksaan Keuangan atas World Maritime University (WMU) Tahun Anggaran 2021 pada Senin (31/01/2021). Pertemuan yang dilaksanakan secara daring ini merupakan bagian dari penugasan BPK sebagai Pemeriksa Eksternal International Maritime Organization (IMO) periode 2020-2023, yang saat ini telah memasuki tahun kedua.

Pada Entry Meeting dengan Manajemen WMU, Sekretaris Jenderal BPK Bahtiar Arif, yang juga berperan sebagai Penanggung Jawab Pemeriksaan BPK atas IMO, menyampaikan bahwa untuk periode kedua BPK akan melaksanakan pemeriksaan secara remote audit, namun BPK akan tetap mengutamakan reasonable assurance dalam menjalankan pemeriksaannya. Sekretaris Jenderal juga menyampaikan bahwa BPK akan melakukan pemeriksaan Nippon Foundation Grant tahun 2020-2021.

Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan menyampaikan bahwa perencanaan pemeriksaan keuangan WMU tahun 2021 dilaksanakan pada periode Oktober dan November 2021 serta pelaksanaan pemeriksaan final akan berjalan pada 31 Januari sampai dengan 14 Februari 2022.

Tim pemeriksa akan bertanggung jawab dalam mengimplementasikan standar pemeriksaan, mengkomunikasikan permasalahan signifikan kepada Those Charged with Governance, menjaga independensi dan menerbitkan laporan pemeriksaan.

Langkah-langkah pemeriksaan dijadwalkan dengan rincian antara lain: (i) penyampaian Laporan Keuangan WMU (Tidak Diaudit) kepada BPK pada tanggal 31 Januari 2022, (ii) penyampaian Management Letter pada tanggal 28 Februari 2022, dan (iii) penyampaian Opini Audit dan Long Form Audit Report kepada WMU pada tanggal 8 Maret 2022.

Presiden WMU Cleopatra Doumbia-Henry, menanggapi bahwa pandemi Covid-19 merupakan realita yang perlu dihadapi bersama sehingga pemeriksaan secara remote audit tidak dapat dihindari. Selain itu, kegiatan pendidikan di WMU juga dilaksanakan secara daring dan luring dalam kelompok kecil.

Presiden WMU menambahkan bahwa WMU merupakan lembaga pendidikan pascasarja terbaik di bidang maritim dan BPK merupakan lembaga audit terbaik di dunia yang saat ini dapat mengawal WMU dalam mempertanggungjawabkan aktivitas pendidikan terutama kepada donor-donor yang telah mendukung berjalannya kegiatan di WMU.

Menutup paparannya, Sekretaris Jenderal menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan WMU terhadap pemeriksaan yang dilakukan BPK. “BPK akan terus berkomunikasi dengan WMU dan berkomitmen untuk terus menjaga reasonable assurance dalam pemeriksaan keuangan di WMU”, ucapnya.

Selain Sekretaris Jenderal, pertemuan ini dihadiri oleh dan tim pemeriksa external audit yaitu Wakil Penanggung Jawab Pemeriksaan Raden Yudi Ramdan Budiman, Pengendali Teknis Nanik Rahayu, Ketua Tim Rika Susanti, dan para Anggota Tim Pemeriksa WMU yang terdiri dari Rakhmad Setyarso, Yusminarni Syam Zendrato, Danu Puspa Widagdo dan Muh. Abdur Rohman serta dari Biro Humas KSI, Kepala Subbagian Kerjasama Multilateral Adinda Aan Fertina.