JAKARTA, Humas BPK – Untuk mempererat tali silaturahmi dan saling bermaaf-maafan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H, keluarga besar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengadakan acara halalbihalal yang diselenggarakan secara virtual, pada Selasa (18/5).

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Wakil Ketua BPK Agus Joko Pramono, Anggota I BPK/ Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto, Anggota III BPK/ Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III Achsanul Qosasi, Anggota IV BPK/ Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara IV Isma Yatun, Anggota V BPK/ Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V Bahrullah Akbar dan Anggota VII BPK/ Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara VII Daniel Lumban Tobing, Istri Anggota VI BPK/ Pemeriksaan Keuangan Negara VI Amanah Abdulkadir serta diikuti lebih dari 850 orang pegawai pelaksana BPK baik di Kantor Pusat maupun di Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia.
Membuka acara halalbihalal ini Ketua BPK mengatakan ibadah puasa pada tahun ini terasa istimewa bahkan luar biasa bagi keluarga besar BPK. Ibadah puasa ini dilaksanakan di tengah tekanan pandemi Covid-19.
“Menjalankan ibadah puasa pada waktu tertentu sudah merupakan suatu perjuangan, apalagi pada saat ini dilaksanakan di tengah cobaan serangan gelombang kedua pandemi Covid-19, yang mengharuskan kita beradaptasi dengan kebiasaan normal baru, dimana interaksi fisik dan sosial dibatasi dan protokol kesehatan diterapkan dengan lebih ketat,” ujar Ketua BPK.
Dalam kondisi sebagian besar keluarga besar BPK berpuasa dan pembatasan fisik dan sosial untuk mengurangi risiko penularan dan penyebaran Covid-19, namun BPK tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab kita untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. BPK tetap menyelesaikan audit mandatory yang setiap tahunnya dilaksanakan untuk memeriksa laporan keuangan pemerintah pusat, laporan keuangan kementerian/lembaga, laporan keuangan Bendahara Umum Negara, laporan keuangan pemerintah daerah, dan laporan keuangan badan lainnya.

“Insya Allah hasilnya tidak mengecewakandengan menggunakan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara yang kita miliki dan didukung oleh bukti yang relevan dan kompeten, bahkan mulai menggunakan aplikasi dan pengelolaan data berbasis big data analytics,” ungkapnya.
“Alhamdulliah semua tugas, tanggung jawab dan perjuangan kita telah berhasil dilalui dan dirampungkan dengan upaya terbaik. Tugas tersebut bukan saja tugas pemeriksaan baik yang dilakukan oleh Auditorat Utama Keuangan Negara maupun Auditorat Utama Investigasi, tetapi juga program lainnya terkait Kesetjenan, Direktorat Utama Perencanaan, Evaluasi dan Pengembangan, Inspektorat Utama, Badan Pendidikan dan Pelatihan serta Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum,” tambahnya.
Lebih jauh Ketua BPK menyebutkan, bahwa pada Ramadan tahun ini bagi bangsa Indonesia, tidak terbatas pada umat muslim, ujian terberat juga harus dihadapi yaitu larangan untuk mudik yang berarti tidak dapat bertemu dengan keluarga, kerabat dan handai taulan secara fisik.
“Teknologi masih memungkinkan kita untuk saling bertatap muka dan berkomunikasi, tetapi tentunya tidak dapat menggantikan suasana emosional, keakraban, dan kehangatan serta suasana akrab dalam pertemuan fisik. Di Indonesia mudik bukan sekedar tradisi tapi sudah menjadi ritual tahunan dan sudah menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

“Dengan semangat Accountability for All, kita berkomitmen untuk melaksanakan segala sesuatunya dengan cara-cara yang dapat dipertanggungjawabkan, maka kita dengan penuh kesadaran memilih untuk leading by example atau memimpin dengan memberikan contoh untuk patuh pada ketentuan undang-undang dan patuh kepada keputusan pemerintah yang melarang mudik sebagai bagian dari pembatasan interaksi sosial dan fisik. Hal ini tidak lain bertujuan untuk menekan dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Berdasarkan hal tersebut maka keluarga besar BPK memutuskan untuk tidak mudik,” tegasnya.
Setelah sambutan dari Ketua BPK acara dilanjutkan pemberian ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H dari Pimpinan BPK yang hadir secara bergantian kepada para pelaksana BPK, kemudian dilanjutkan ucapan selamat dari seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Aceh Arif Agus, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Joko Agus Setyono, Kepala BPK Perwalikan Provinsi Kalimantan Selatan M. Ali Asyhar serta Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara Agus Priyono. Selain itu ucapan selamat ini juga disampaikan oleh oleh Pejabat Administrator yang disampaikan oleh Kepala Bagian Rumah Tangga Sony Wahyudi, Kepala Bagian Persidangan dan Protokol Wachid Iswanto dan Kepala Bagian Kerjasama Internasional Kusuma Ayu Rusnasanti.