
Senin, 7 Februari 2011, Badan Pemeriksa Keuangan RI melakukan Seminar Bersama (join seminar) dengan Supreme Audit Court of the Islamic Republic of Iran (SAC Iran) di Teheran. Seminar bersama yang berlangsung selama 5 hari (7-11 Februari 2011) ini bertujuan untuk melakukan sharing of knowledge dalam rangka menguatkan, meningkatkan dan mengembangkan kemampuan auditor BPK RI, khususnya dalam bidang audit minyak dan gas bumi serta audit bidang teknologi dan informasi. Delegasi BPK yang dipimpin oleh Plt. Anggota VII BPK, Ali Masykur Musa terdiri dari Tortama KN VII BPK, Ilya Avianti, Plt. Kepala Auditorat VII.A BPK, Ahmad Fuad, Plt. Kepala Auditorat IV.B BPK, Arief Senjaya, Plt. Kepala Biro Sekretariat Pimpinan, Gunarwanto, Kepala Seksi VII.A.1.1 BPK, Wasito, dan Kepala Subbagian Dukungan TI, Iwan Arief Wijayanto. Seminar bersama yang dibuka oleh Deputy Senior President SAC Iran, Safaee Nasab ini merupakan kali kedua dilakukan BPK RI dan SAC Iran yang sebelumnya pada 27 – 29 April 2010 dilaksanakan di Jakarta. Kegiatan ini merupakan implementasi dari joint action plan yang disepakati BPK RI dan SAC Iran, di bawah payung Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada 16 Juni 2008 oleh Ketua BPK RI (pada saat itu) Anwar Nasution dan Senior President dari SAC Iran, Mohammad Reza Rahimi, di Warsawa. Pada kesempatan ini, Plt. Anggota VII BPK menyampaikan bahwa ada dua alasan utama mengapa kerjasama antara BPK RI dan SAC Iran perlu terus ditingkatkan. Pertama, Indonesia dan Iran merupakan dua negara yang mayoritas penduduknya merupakan muslim. Kedua, Indonesia dan Iran merupakan negara-negara yang memiliki pengaruh besar dalam industri gas dan minyak bumi di dunia. Sedangkan, Safaee Nasab selaku Deputy Senior President SAC Iran dalam sambutannya mengharapkan agar kerjasama yang telah terjalin dengan baik antara kedua pihak dapat terus dikembangkan. Pada akhir seminar, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan implementasi kerjasama berupa 3th action plan, antara lain melanjutkan kegiatan pertukaran informasi dan pengalaman dalam bidang audit gas dan minyak bumi (dalam perspektif lingkungan) serta IT audit, melakukan join audit bidang gas dan minyak bumi (dalam perspektif lingkungan), serta mengadakan pelatihan dalam bidang audit gas dan minyak bumi di Jakarta dengan pembicara dan trainer dari pihak SAC Iran. Selain melakukan seminar bersama, pada kunjungan kali ini delegasi BPK RI yang diterima oleh Senior President SAC Iran, Rahmani Fazli melakukan kunjungan observasi ke salah satu kilang minyak yang ada di Iran.