BPK RI bekerja sama dengan Office of the Auditor General of New Zealand (OAG NZ) telah menyelenggarakan workshop pemeriksaan laporan keuangan berbasis akrual untuk pemerintah pusat pada 5 Maret 2014 di Kantor Pusat BPK, Jakarta. Kegiatan yang merupakan produk kerjasama bilateral antara BPK RI dan OAG NZ ini dibuka oleh Anggota II BPK RI, Sapto Amal Damandari, dan dihadiri oleh Auditor Utama II BPK RI, Slamet Kurniawan, dan Kaditama Revbang Diklat BPK RI, Bambang Pamungkas. Sedangkan narasumber workshop ini adalah Mr. Roy Glass, Director of Audit Policy, dan Mr. Daniel Koenders, Specialist Advisor of Accounting Technical Team.

Anggota II menekankan bahwa workshop ini adalah salah satu persiapan bagi para auditor dari semua Auditorat, AKN I – VII, dan juga Ditama Revbang Diklat menyambut implementasi pelaporan akuntansi berbasis akrual oleh Pemerintah. Oleh karena itu, Anggota II berharap agar OAG NZ sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan sistem akuntansi basis akrual sejak 1978, baik penganggaran maupun pelaporannya, dapat berbagi pengalaman kepada auditor BPK RI.

Dalam workshop, Roy dan Daniel memaparkan pengalaman negara mereka dalam menerapkan akuntansi basis akrual. Selain menjelaskan sejarah penerapan sistem akuntansi ini, pemapar juga menjelaskan peran dan tantangan OAG NZ dalam masa transisi, detail akuntansi akrual dan pencatatan aset di Selandia Baru, dan metodologi pemeriksaan keuangan berbasis akrual.

Sebelum pelaksanaan workshop tersebut, delegasi OAG NZ terlebih dahulu mengadakan diskusi dengan Auditorat II dan Direktorat Litbang pada 4 Maret 2014 untuk membahas persiapan workshop. Selain itu, pada 6 Maret 2014, delegasi OAG NZ mengadakan diskusi dengan para Eselon I sebagai wadah untuk memberikan masukan kepada BPK RI dalam mempersiapkan pemeriksaan laporan keuangan berbasis akrual.

Sebagai Informasi, kerjasama BPK RI dan OAG NZ sebelumnya telah terjalin sejak kisaran 1998 hingga 2006 dimana BPK RI mengirimkan beberapa pemeriksa untuk magang di OAG NZ. Pada 2004, OAG NZ melakukan peer-review atas quality assurance BPK RI dan pada 2006, OAG NZ kembali ke BPK RI untuk mereviu Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).

Kerjasama sempat terhenti setelah 2006. Namun demikian Ketua BPK RI, Hadi Poernomo, menginisiasi kerjasama kembali dengan melakukan pertemuan bilateral dengan Deputy Controller and Auditor-General OAG NZ, Ms. Philippa Smith di Office of the Auditor General of New South Wales, di Sydney, pada 10 April 2013. BPK RI dan OAG NZ sepakat untuk melanjutkan kerjasama dalam bidang pertukaran pengalaman bidang pemeriksaan keuangan berbasis akrual dan pengiriman pemeriksa BPK RI untuk melakukan magang kerja di OAG NZ.